Apel Hijau

Apel Hijau Kurang Populer Namun Menyimpan Tiga Manfaat Penting bagi Tubuh

Apel Hijau Kurang Populer Namun Menyimpan Tiga Manfaat Penting bagi Tubuh
Apel Hijau Kurang Populer Namun Menyimpan Tiga Manfaat Penting bagi Tubuh

JAKARTA -Di tengah dominasi apel merah yang sering tampil sebagai buah favorit masyarakat, apel hijau kerap berada di posisi yang kurang diperhitungkan. 

Padahal, perbedaan warna dan rasa justru menyimpan keunggulan nutrisi tersendiri. Dengan rasa yang lebih asam dan tekstur daging buah yang lebih padat, apel hijau memang tidak selalu menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi langsung. 

Namun, di balik karakteristik tersebut, apel hijau menawarkan manfaat kesehatan yang tak kalah penting bagi tubuh.

Apel hijau dikenal memiliki daging buah yang lebih keras dan renyah dibandingkan apel merah. Sensasi asam-manis yang lebih tajam membuat sebagian orang kurang menyukainya sebagai camilan segar. 

Meski begitu, karakter inilah yang menjadikan apel hijau sering digunakan sebagai bahan olahan makanan, terutama untuk hidangan yang membutuhkan tekstur tetap utuh setelah dimasak.

Beberapa varietas apel hijau yang cukup populer di antaranya Granny Smith, Crispin, dan Pippin. Sementara di Indonesia, varietas Manalagi juga dikenal sebagai apel hijau lokal. 

Dengan cita rasa manis asam yang khas, apel-apel ini sering diolah menjadi campuran makanan seperti pie atau sajian panggang lainnya. Teksturnya yang renyah membuat apel hijau tidak mudah hancur saat diproses pada suhu tinggi.

Meski kerap diolah, cara terbaik untuk memperoleh manfaat nutrisi apel hijau secara optimal tetap dengan mengonsumsinya langsung. Kandungan gizinya cukup lengkap dan mendukung berbagai fungsi tubuh. 

Apel hijau kaya akan serat, vitamin A, vitamin C, kalsium, dan zat besi, yang semuanya berperan penting dalam menjaga kesehatan metabolisme, sistem imun, serta fungsi organ tubuh.

Dalam satu buah apel hijau berukuran sedang, terkandung sekitar 95 kalori. Buah ini juga mengandung 25 gram karbohidrat, 19 gram gula alami, dan 4 gram serat. 

Selain itu, apel hijau memiliki kandungan natrium yang sangat rendah, yakni sekitar 2 miligram, serta 1 gram protein. Apel hijau tidak mengandung lemak maupun kolesterol, sehingga cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Lantas, apa saja manfaat utama mengonsumsi apel hijau bagi kesehatan tubuh?

Menjaga kesehatan jantung

Salah satu manfaat penting apel hijau adalah perannya dalam menjaga kesehatan jantung. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi apel secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Hal ini tidak lepas dari kandungan serat yang cukup tinggi di dalam apel hijau.

Serat diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) dalam darah. Dengan kadar LDL yang lebih terkendali, risiko penyumbatan pembuluh darah dan gangguan jantung dapat ditekan. Konsumsi apel hijau sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Manfaat berikutnya dari apel hijau adalah potensinya dalam membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Mengonsumsi beberapa buah apel hijau setiap minggu dikaitkan dengan penurunan kemungkinan berkembangnya gangguan metabolik tersebut.

Meski demikian, para ahli mencatat bahwa masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana senyawa tertentu dalam apel bekerja dalam mengelola kadar gula darah. 

Kandungan serat dan senyawa alami di dalam apel hijau diduga berperan dalam membantu tubuh mengatur respons insulin serta menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Menunjang kesehatan pencernaan

Apel hijau juga dikenal baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Kandungan pektin yang terdapat dalam apel berfungsi sebagai prebiotik, yaitu zat yang membantu menumbuhkan bakteri baik di dalam usus. Kehadiran bakteri baik ini penting untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung proses pencernaan yang optimal.

Selain itu, kandungan serat dalam apel hijau membantu kerja sistem pencernaan secara keseluruhan. Serat berperan dalam melancarkan pergerakan usus, sehingga bermanfaat untuk mencegah sembelit. Di sisi lain, serat juga dapat membantu mengatasi diare dengan menstabilkan proses pencernaan.

Bagi individu yang memiliki gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar, konsumsi apel hijau dapat menjadi tambahan sumber serat yang membantu meredakan gejala. Namun, tentu saja konsumsinya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Cara menikmati apel hijau

Apel hijau dapat dinikmati dalam berbagai bentuk, baik sebagai camilan segar maupun diolah menjadi hidangan yang menggugah selera. 

Buah ini bisa dimasak dengan mentega dan kayu manis untuk menghasilkan rasa hangat dan aromatik. Apel hijau juga sering digunakan sebagai topping pie apel karena teksturnya tetap renyah setelah dipanggang.

Selain itu, apel hijau dapat disajikan sebagai salad sayur, misalnya dipadukan dengan kol dan cuka sari apel. Potongan apel hijau juga cocok dijadikan tambahan dalam salad buah untuk memberikan rasa segar dan sedikit asam. 

Untuk variasi lainnya, apel hijau bisa dipanggang dengan gula merah dan kacang pecan, atau dimasak sebagai pendamping daging serta pancake kentang.

Dengan berbagai manfaat dan cara pengolahan tersebut, apel hijau layak dipertimbangkan sebagai bagian dari menu harian. Meski tidak sepopuler apel merah, buah ini menyimpan potensi nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index