JAKARTA - Mulai Selasa, 20 Januari 2026, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di berbagai wilayah Indonesia.
Perubahan ini berlaku untuk sejumlah produk BBM, mulai dari Pertalite hingga Pertamax Turbo dan Dexlite, mengikuti keputusan resmi dari Kementerian ESDM.
Penurunan harga BBM ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi dan pelaku transportasi yang sehari-hari bergantung pada BBM Pertamina.
Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan Pertamina menyesuaikan harga eceran dengan formula Harga Dasar BBM sesuai Kepmen ESDM terbaru.
Dasar Hukum Penyesuaian Harga BBM
Perubahan harga BBM nonsubsidi bulan ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai perubahan dari Kepmen sebelumnya, No. 62 K/12/MEM/2020.
Kepmen tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran untuk jenis bahan bakar minyak umum, baik bensin maupun solar.
Aturan ini memastikan bahwa harga BBM nonsubsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia, biaya distribusi, dan pajak, sehingga penyesuaian dilakukan secara transparan dan proporsional.
Dengan kepastian hukum tersebut, masyarakat dapat mengetahui dasar perubahan harga tanpa menimbulkan kebingungan.
Daftar Harga BBM Nonsubsidi Per 20 Januari 2026
Berdasarkan informasi resmi Pertamina, harga BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan pada Selasa, 20 Januari 2026 meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Rincian harga per liter untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen (termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya) adalah sebagai berikut:
Pertamax: Rp12.350 per liter (turun dari Rp12.750 per liter)
Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter (turun dari Rp13.750 per liter)
Pertamax Green 95: Rp13.150 per liter (turun dari Rp13.500 per liter)
Dexlite: Rp13.500 per liter (turun dari Rp14.700 per liter)
Pertamina Dex: Rp13.600 per liter (turun dari Rp15.000 per liter)
Penurunan ini dipandang signifikan bagi konsumen yang mengandalkan BBM jenis Pertamax dan Dexlite, karena harga sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Sementara itu, harga BBM subsidi untuk jenis Pertalite dan Bio Solar tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar berada di angka Rp6.800 per liter.
Kestabilan harga BBM subsidi ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat, terutama pengguna kendaraan kecil, angkutan umum, dan pelaku usaha mikro yang lebih bergantung pada BBM bersubsidi.
Dampak Penyesuaian Harga BBM
Penurunan harga BBM nonsubsidi diperkirakan akan membawa beberapa dampak positif:
Meringankan biaya transportasi: Pengguna kendaraan pribadi dan transportasi online dapat menghemat biaya operasional harian.
Menstimulasi perekonomian lokal: Penurunan harga BBM membuat distribusi barang lebih efisien karena ongkos transportasi berkurang.
Mendorong konsumen beralih ke BBM nonsubsidi: Dengan harga yang lebih kompetitif, pengguna kendaraan dapat mencoba BBM kualitas lebih tinggi seperti Pertamax atau Pertamina Dex.
Meskipun demikian, masyarakat diimbau tetap menggunakan BBM secara bijak, mengingat harga BBM sangat dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah.
Tips Mengikuti Perubahan Harga BBM
Agar tidak kaget dengan perubahan harga BBM, masyarakat bisa mengikuti beberapa langkah:
Cek situs resmi Pertamina secara rutin untuk informasi harga terbaru.
Gunakan aplikasi MyPertamina untuk mengetahui harga BBM di SPBU terdekat.
Rencanakan pembelian BBM agar tidak menumpuk di saat harga tinggi.
Langkah ini penting karena harga BBM nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung keputusan Pertamina dan kondisi pasar energi global.
Peran Kepmen ESDM dalam Penetapan Harga
Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 memastikan harga BBM transparan dan akuntabel, memperhitungkan beberapa komponen penting:
Harga minyak mentah internasional
Kurs dolar terhadap rupiah
Biaya distribusi dan pajak
Formula harga dasar BBM
Dengan dasar hukum ini, masyarakat tidak perlu khawatir terkait kelayakan harga BBM, karena perhitungan dilakukan secara jelas dan terstandar.
Rangkuman Harga BBM Pertamina 20 Januari 2026
| Jenis BBM | Harga Lama (Rp) | Harga Baru (Rp) |
|---|---|---|
| Pertalite | 10.000 | 10.000 |
| Pertamax | 12.750 | 12.350 |
| Pertamax Turbo | 13.750 | 13.400 |
| Pertamax Green 95 | 13.500 | 13.150 |
| Dexlite | 14.700 | 13.500 |
| Pertamina Dex | 15.000 | 13.600 |
| Bio Solar | 6.800 | 6.800 |
Tabel ini membantu masyarakat melihat perbandingan harga sebelum dan sesudah penyesuaian secara cepat.
Harga BBM Pertamina per 20 Januari 2026 menunjukkan tren penurunan untuk BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap stabil. Penyesuaian ini sesuai Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 untuk menjamin transparansi dan keseimbangan harga.
Masyarakat diimbau tetap memantau harga secara berkala dan menggunakan BBM dengan bijak agar manfaat dari penyesuaian harga bisa dirasakan maksimal.