JAKARTA - Tunjangan Hari Raya (THR) tidak sekadar menjadi bonus tambahan menjelang Lebaran, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat perencanaan keuangan keluarga secara syariah.
Industri asuransi syariah menilai bahwa pemanfaatan THR yang cerdas dapat menjaga stabilitas finansial pasca-Idulfitri sekaligus memperluas basis proteksi keluarga.
Sun Life Indonesia menekankan pentingnya alokasi THR yang terstruktur agar tidak cepat habis hanya untuk konsumsi. Chief Client and Marketing Officer Sun Life, Maika Randini, mengatakan bahwa THR merupakan kesempatan langka untuk memperbaiki struktur keuangan keluarga secara menyeluruh.
“THR sejatinya adalah kesempatan langka untuk memperkuat struktur keuangan keluarga. Dengan membaginya secara cerdas untuk kewajiban agama, melunasi utang, merayakan Lebaran, membangun tabungan, dan melengkapi perlindungan, Anda memastikan bukan hanya Lebaran yang meriah tetapi juga masa depan yang lebih tenang,” ujar Maika.
Pentingnya Perencanaan Alokasi THR
Seringkali THR cepat habis karena masyarakat tidak menyiapkan rencana alokasi sejak awal. Padahal, jika dana ini diatur dengan baik, THR dapat menjadi alat efektif untuk memperkuat kondisi finansial pasca-Lebaran.
Sun Life menyarankan agar THR dibagi ke dalam beberapa pos penting:
Kewajiban dan Berbagi (10%–15%)
Dana ini dialokasikan untuk zakat fitrah, sedekah, atau membantu anggota keluarga yang membutuhkan. Selain memenuhi kewajiban agama, langkah ini juga menumbuhkan budaya berbagi yang sesuai prinsip syariah.
Melunasi Utang (10%–20%)
THR juga dapat digunakan untuk membayar utang atau cicilan seperti kartu kredit dan paylater. Strategi ini mencegah beban finansial menumpuk setelah Lebaran sehingga keluarga lebih tenang secara finansial.
Kebutuhan Lebaran (40%–50%)
Sebagian besar THR memang digunakan untuk kebutuhan Lebaran, termasuk mudik, santapan khas Lebaran, dan kebutuhan keluarga. Meskipun begitu, pengeluaran tetap perlu dibatasi agar tidak melebihi kapasitas dana yang ada.
Dana Darurat dan Tabungan (10%–20%)
Sisihkan sebagian THR untuk dana darurat atau tabungan dalam instrumen yang likuid seperti tabungan syariah, emas, atau reksa dana pasar uang syariah. Strategi ini membantu keluarga menghadapi kebutuhan mendadak tanpa mengganggu anggaran sehari-hari.
Proteksi Finansial sebagai Pelengkap Strategi
Selain tabungan, perlindungan finansial menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan keluarga. Sun Life Syariah hadir sebagai solusi berbasis prinsip tolong-menolong (tabarru’), di mana peserta saling membantu menghadapi risiko kehidupan secara transparan dan sesuai prinsip syariah.
“Karena tujuan THR bukan hanya membuat Lebaran terasa meriah, tetapi membantu keluarga tetap tenang setelahnya,” ujar Maika.
Banyak keluarga fokus menabung, namun sering melupakan risiko besar seperti penyakit kritis atau kecelakaan yang dapat menggerus tabungan secara cepat. Oleh karena itu, perlindungan finansial menjadi pelengkap strategis agar perencanaan keuangan keluarga tetap stabil.
Edukasi THR untuk Ketahanan Finansial
Pemanfaatan THR sebagai instrumen proteksi juga sejalan dengan upaya edukasi literasi keuangan syariah. Dengan memahami alokasi yang tepat, masyarakat dapat mengoptimalkan bonus Lebaran tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk membangun ketahanan finansial jangka panjang.
Sun Life berharap masyarakat menyadari bahwa THR adalah kesempatan strategis, bukan hanya sekadar pendapatan tambahan. Mengalokasikan dana secara bijak dan sesuai prinsip syariah dapat mengurangi risiko kebocoran keuangan sekaligus menumbuhkan budaya menabung dan proteksi yang sehat.
Tips Memanfaatkan THR Secara Cerdas
Pisahkan dana sesuai prioritas: kewajiban agama, pelunasan utang, konsumsi, dan tabungan/proteksi.
Gunakan instrumen syariah: tabungan syariah, reksa dana pasar uang syariah, atau emas untuk dana darurat.
Jangan gunakan seluruh dana untuk konsumsi: pengeluaran berlebihan saat Lebaran dapat mengganggu stabilitas keuangan pasca-Lebaran.
Pertimbangkan perlindungan finansial: asuransi syariah dapat menjadi payung bagi keluarga menghadapi risiko tak terduga.
Buat rencana THR sebelum diterima: mempersiapkan strategi alokasi lebih awal meminimalkan pengeluaran impulsif.
Dengan langkah ini, THR dapat berperan ganda: memastikan Lebaran meriah sekaligus membangun ketenangan finansial keluarga.
Momentum THR bukan sekadar tambahan pendapatan tahunan, melainkan kesempatan strategis untuk memperkuat literasi keuangan dan proteksi keluarga.
Dengan pembagian yang cerdas antara kewajiban agama, pelunasan utang, konsumsi, tabungan, dan proteksi, keluarga dapat menikmati Lebaran dengan meriah tanpa mengorbankan stabilitas finansial pasca-Idulfitri.
Sun Life Syariah menekankan bahwa prinsip tolong-menolong (tabarru’) menjadi inti dari perlindungan finansial, memastikan risiko kehidupan dihadapi bersama secara adil dan transparan.
Edukasi dan strategi alokasi THR diharapkan dapat memperkuat ketahanan finansial keluarga jangka panjang, sekaligus menumbuhkan budaya menabung dan proteksi sesuai prinsip syariah.